Dedi Mulyadi Beri Kompensasi Penyapu Koin Rp 50.000 Per Hari agar Arus Mudik Lancar di Jalur Pantura - FAKTA TAJAM

Senin, 30 Maret 2026

Dedi Mulyadi Beri Kompensasi Penyapu Koin Rp 50.000 Per Hari agar Arus Mudik Lancar di Jalur Pantura




 Indramayu - Suarapubliknews.web.id  Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan uang kompensasi Rp 50.000 per hari kepada penyapu koin di jalur Pantura, khususnya di sekitar Jembatan Sewo, perbatasan Indramayu-Subang, agar arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan lancar. Dedi mengatakan, langkah ini dilakukan untuk menghentikan aktivitas penyapu koin yang dinilai berbahaya bagi pengguna jalan dan pelakunya sendiri.  

"Pemprov Jabar akan memberikan kompensasi," ujarnya dalam keterangan pada media, Rabu (18/3/2026). Sudah Raup Rp 1,5 Juta dari Pemilik Toko Ia menyebut, jumlah penyapu koin biasanya bertambah saat musim mudik. Karena itu, ia meminta mereka berhenti sementara dan pulang ke rumah.  

Banjir, Jalan Sultan Agung Penghubung Bekasi-Jakarta Macet 2 Kilometer Cemas Menunggu Reaktivasi PBI-JKN, Nyawa Jadi Taruhannya "Mau Lebaran di pinggir jalan nyari koin, panas, bahaya. 'Saya minta pulang ke rumah masing-masing, nanti saya kasih paket uang Lebaran," kata Dedi. 

Dedi juga mengingatkan agar anak-anak tidak ikut turun ke jalan karena berisiko tinggi. Selain itu, ia juga memastikan uang kompensasi akan diberikan selama mereka tidak beraktivitas. 

"Saya minta pulang, tinggal di rumah," tuturnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jabar Ade Afriandi mengatakan, penyapu koin diminta tidak beraktivitas selama 12 hari, yakni enam hari sebelum dan enam hari setelah Idul Fitri. 


Arahan Pak Gubernur, mereka tidak boleh beraktivitas selama 12 hari," terangnya. Selama masa itu, Pemprov Jabar akan memberi uang Rp 50.000 per orang per hari. 

Skema ini sama seperti bantuan untuk sopir angkot, penarik becak, dan kusir andong di jalur mudik. DPMD Jabar sudah mendata penyapu koin. Tercatat ada 104 orang di Desa Sukra, Indramayu, dan 55 orang di Desa Karanganyar, Subang.  

DiKembangan Namun, di lapangan masih ada penyapu koin musiman dari daerah lain. Ade pun memastikan, mereka akan didata ulang agar bisa menerima kompensasi dengan syarat tidak turun ke jalan selama masa mudik. "Perintah Pak Gubernur, mereka didata lagi untuk dapat kompensasi, tapi hanya orang tuanya, untuk anak-anak tidak," kata Ade. 

Ade berharap pendataan cepat selesai agar uang bisa segera dibagikan. Dana bantuan ini berasal dari anggaran darurat Pemprov Jabar. "Agar sore ini bisa disalurkan," pungkasnya.

(Redaksi)
Comments
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done