22 Mei 2026, 15:14 WIB
Karawang _ Faktatajam.com Sebanyak 800 bobotoh Karawang berangkat ke Bandung dengan menggunakan 15 bus untuk menyaksikan pertandingan Persib Bandung kontra Persijap Jepara pada Sabtu (23/5/2026). Senior Viking Karawang, Roni Bochung mengatakan, sebelumnya kuota tiket untuk suporter asal Karawang dijanjikan mencapai tiga ribu orang. Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+ Namun, jumlah tersebut berkurang drastis menjadi hanya 800 tiket. “Semula kami kecewa karena kuota untuk kami berkurang namun kami menerima pasrah saja. Sedangkan ribuan lainnya yang tidak bisa menyaksikan langsung paling nonton bareng,” kata Roni Bochung, Jumat (22/5/2026). Hemat Amunisi untuk Perang Iran, AS Tunda Jual Senjata ke Taiwan Danantara Sumberdaya Indonesia Wajib Penuhi DMO dan Setor Bea Keluar Artikel Kompas.id Baca juga: Siswi MI yang Hilang di Karawang Ditemukan, Ternyata Kabur Bersama Pacar Menurutnya, jumlah tiket yang diberikan hanya cukup untuk 15 bus Bobotoh. Meski kuota berkurang, Roni memastikan dukungan terhadap Persib Bandung tidak akan surut. Ia bahkan optimistis Persib mampu meraih kemenangan pada laga penentuan tersebut. Baca juga: Respons Persib atas Kericuhan di Parepare Usai Laga Kontra PSM “Kami bangga jika bisa merayakan kemenangan bersama Bobotoh lainnya dari sejumlah daerah di Jawa Barat usai pertandingan nanti,” katanya. Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+ Viking Karawang, kata dia, akan menggelar nonton bareng yang berpusat di GOR Panatayudha dengan daya tampung sekitar 1.000 orang. Selain di GOR Panatayudha, acara nobar akan tersebar di wilayah Telukjambe serta sejumlah titik strategis lainnya di kawasan perkotaan Karawang. “Secara keseluruhan, ada 70 titik nobar yang disiapkan, dan lokasi nobar akbarnya di GOR Panatayudha,” ujar Roni.
Terkait dengan rencana konvoi kemenangan, kata dia, penyelenggara menegaskan masih menunggu hasil koordinasi dengan pihak kepolisian yang dijadwalkan berlangsung hari ini.
Langkah ini diambil demi menjaga keamanan, ketertiban, dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, terutama di kawasan pemukiman warga. “Untuk para korwil, kami minta jangan memaksakan masuk kota karena kita ingin menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Roni.
Jangan Turun ke Lapangan! Roni juga mengingatkan semua bobotoh agar tetap menjaga ketertiban dan tidak terpancing provokasi saat merayakan euforia kemenangan. “Jangan terprovokasi jika ada yang ngajak ribut. Bobotoh harus tertib saat merayakan kemenangan nanti,” ujar Roni.
(Lenie Tanjung)